7.jpg

Fadli Zon, Jokowi Mencari RUU Terorisme Selesai Mengatakan Tidak Suka Membuat Mencari

Setelah Polisi bersama dengan 11 warga sipil lainnya terluka hanya pria dan wanita yang duduk di perwakilan mata Senayan,
Kecuali Fadli Zon. Selain itu, Fadli Zon juga menyatakan bahwa dia tidak ingin undang-undang tersebut disalahgunakan sebagai instrumen dan alat pemadam
Otoritas Jokowi untuk menahan seseorang. Bagaimana bisa ada agen orang dengan terus mencari masalah yang dibayar dari
Uang orang tapi tidak menjaga nyawa mereka sendiri? Padahal Panja Revisi Perundang-undangan Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme itu
Disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat untuk memasukkan yurisdiksi TNI dari RUU Terorisme, namun menggunakan Fintli
Suara Zon dalam urusan kritis ini mengungkapkan bahwa Fadli Zon adalah parasit dari keadaan ini yang terus melemahkan
Otoritas otoritas mereka Kelompok teroris memiliki jaringan yang kuat dan luas dengan intensitas sedangkan UU tentang Pemberantasan
Terorisme lemah. Apa pekerjaan agen yang dihormati rakyat? Dia dibayar gaji termasuk tunjangan yang dibayar oleh
Uang rakyat, tapi karyanya hanya menggeliat dari pemerintah. Yang membuat tagihan karena komponen TNI akan terkandung
Di salah satu artikel itu. Tampaknya mereka takut TNI akan menyalahgunakan wewenang mereka. Bersama Wiranto, Presiden
Jokowi juga menganjurkan agar Revised Terrorism Act diselesaikan, namun bagaimana keadaan Fadli Zon? Dia menjelaskan seperti
Membuat kerajinan tangan yang menyelesaikan Revisi UU Terorisme bukanlah apa-apa. Alasan utama di balik RUU Terorisme Pansus adalah
Membahas beberapa hal Belajar dalam kesalahan tindakan teroris di Terminal Kampung Melayu, Presiden Jokowi
Memerintahkan perburuan dan mengejar ke akar karena tujuan Teroris ini saat ini tidak lagi menyasar kafir
Neraka neraka ini (menurut versi mereka sendiri), bagaimanapun, target mereka adalah perangkat keamanan. Solusinya sangat seperti
Itu, cara balasan yang tidak mewakili orang sama sekali. Teroris juga menggeledah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Masih sempai-simpati Ryanair dari pemerintah. Keberadaan manusia diselimuti dengan kerajinan tangan. Bom bunuh diri di Kampung
Terminal Melayu adalah anggukan tindakan balas dendam mereka sejak Densus 88 mengalahkan beberapa rekan mereka. Telah meminta DPR
Perwakilan untuk segera menyelesaikan revisi UU ini dengan mempengaruhi unsur TNI kepada anggota dan pimpinan
Dari Terorisme Panja. Tapi dalam uang rakyat, Taunya hanya makan upah karena kerja menganggur, karena itu selalu ada. “Sudah
Selalu meminta hal ini untuk diselesaikan. Saya bertemu beberapa kali di kediamannya, bersama Panja. Saya jelaskan masalahnya. Tapi sampai
Diskusi (di DPR) agak lamban, “kata Wiranto. Tugasnya Fadli Zon hanya nostalgia dan bergoyang bertentangan dengan pihak berwajib,
Meski sudah banyak gaya hidup yang dicurigai sebagai hasil aksi teroris terhadap bangsa ini. Apa yang harus menunggu salah satu nya
Keluarga menjadi korban terorisme, matanya dan terbangun dari mimpinya yang panjang? “Perundang-undangan itu tidak seperti membuat kerajinan tangan,
Namun akan memerlukan penilaian yang membutuhkan script beranotasi. Filosofi macam apa, karena begitu hukumnya, dia ikut serta
Semua warga negara Indonesia, “kata Fadli Zon Ryanair. Untuk pemberantasan terorisme, sama sekali tidak ada yang bertentangan.
Ke pihak berwenang Ini menyangkut kedaulatan bangsa ini dan gaya hidup banyak orang. Anda tidak perlu berdebat. Fadli Zon
Tidak tahu bahwa dalam menghadapi kelompok teroris harus dengan kekuatan, terutama dengan memobilisasi semua komponen baik itu TNI,
Polisi, DPR, dan juga komponen masyarakat. Ini membutuhkan kekuatan untuk menekan mereka karena terorisme adalah musuh musuh
negara. Keterlambatan Pemberantasan Terorisme di DPR karena tindakan rakyat
Perwakilan yang berada dalam perlawanan terhadap pemerintah. Padahal episode pemboman bunuh diri di Terminal Kampung Melayu adalah a
Tindakan itu berbahaya karena target mereka adalah perangkat keamanan. Meski sudah dibuktikan membasmi teroris di Poso
Melibatkan TNI. Sampai tidak ditinggalkan, prajurit TNI yang pemberani menghancurkan kelompok Poso. Mereka ditinggalkan, dibantai, hancur,
Hancur, termasuk frontman teroris.

http://perlengkapan-wisuda.blogspot.co.id/2017/07/jokowi-mencari-ruu-terorisme-selesai.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s